PIDATO APEL TAHUNAN

 

PIDATO APEL TAHUNAN

PIMPINAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR

Kamis, 12 Dzulqo’dah 1423 H / 16 Januari 2003

 

 

 

بسم الله الرحمن الرحيم

الســلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

الحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِى مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ  وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ.

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ, أَمَّا بَعْدُ.

Bapak-Bapak Guru, Santri-santri yang kami cintai, dan Keluarga Besar Pondok  Modern Darussalam Gontor yang berbahagia.

 

Hari ini, kami Pimpinan Pondok Modern beserta para santri dan guru, ditambah para hadirin dan hadirat, asatidzah dan ustadzah, para tamu yang datang pada pagi hari ini menyaksikan gerak langkah, sepak terjang perjuangan Pondok Modern di masyarakat. Jumlah 3.282 berada di tengah-tengah kita menempuh perjalanan hidup, menggapai dunia ilahi.

Betapa besarnya nikmat Allah untuk Pondok Modern Darussalam Gontor dan betapa agungnya nilai-nilai perjuangannya, suatu karunia yang tak ternilai dengan apapun, sekaligus amanat menuju ridlo Allah.

 

Tidak mensyukuri kemajuan orang yang tak pernah mengalami kemunduran atau kemandegan. Marilah kita semua berbuat, bekerja, berfikir dan berdo’a siang dan malam, semaksimal mungkin, dengan vitalisasi tenaga, dengan fikiran, dengan hati, berbekal ilmu dan akhlak.

عُلُوْمٌ نَافِعَةٌ – وَأَخْلاَقٌ كَرِيْمَةٌ

اِعْمَلُوْا فَوْقَ مَا عَمِلُوْا

          berbuatlah lebih dari yang para pendahulu berbuat, BERPACU MENUJU YANG LEBIH BAIK

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً  (الأية)

Rasa “percaya diri” kita, pada sistem pendidikan yang memadukan ide, gerak dan langkahnya mendapatkan simpati, kepercayaan dan pengakuan semua lapisan masyarakat, sehingga meskipun menghadapi hadangan pihak yang tak suka ( يريدون ليطفؤونورالله  ), bermunculanlah sistem ini – di dalam dan di luar negeri – berbarengan dengan laju pesatnya minat mengamalkan ajaran/syari’at Islam.

 

Anak-anakku sekalian, keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor

Semua santri & guru Pondok Modern Gontor sampai yang berkeluarga, juga Mahasiswa-mahasiswi, lembaga-lembaga dan staf-stafnya demikian pula pondok-pondok cabang dan Pondok-pondok Pesantren Alumni harus menghayati dengan benar isi Khutbatul ‘Arsy, yakni : Pidato istana tentang kebijakan-kebijakan pimpinan, program-program jangka pendek dan jangka panjangnya agar tidak berfikir individual, Ayoh Mas nyang sarangan, Ayo Mas nyang selekta atau  Awake dewe oleh opo Mas?! Awake dewe duwe opo mas? Kapan duwe “anu” lho maas! Ini Penyakit, atau berfikir sektoral, hanya memikirkan urusannya. Ujung-ujungnya mudah tercemar (terkontaminasi), tersusup (terinfiltrasi), ‘anasir-‘anasir yang merusak atau memalingkan. Memalingkan dari tugas-tugas sebagai pejuang-pejuang, suami pada istri, istri kepada suami, jangan sampai memalingkan tujuan pengabdian, perjuangan, disini adanya adalah “give, give, give” tidak ada kamus “take” dipondok ini. Suami juga demikian, bapak juga demikian “Nak izin nak, besok izin kakakmu mau kawin, “Nak minta izin kepada Kyai, besok pagi adikmu ulang tahun, Nak besok tanggal sekian, saya pulang karna kambingmu akan disunati”. “Ini penyakit, ini penyakit” “penyakit jiwa” “penyakit panca jiwa”.

 

Mulai tahun ini ada pernyataan penyerahan tertulis wali santri demi pencerahan hati/niat dan demi rasa tanggungjawab bersama, apalagi di zaman carut marutnya peradaban-peradaban yang ditawarkan oleh semua pihak/aliran didunia.

 

Sejak zaman penjajahan Belanda, Jepang, Inggris hingga kemerdekaan, Orla…, Orba…dan reformasi dan era berikutnya, Pondok Modern tetap menanamkan risalah keislaman, keilmuan dan kemasyarakatan dengan berpanca jiwa :

 

  1.                 1.  keikhlasan,
  2.                 2.  kesederhanaan,
  3.                 3.  berdikari (kemandirian),
  4.                 4.  ukhuwah Islamiyah,
  5.                 5.  kebebasan.

 

Meniti jalan, menapak bumi, menggapai dunia lillahi robbil ‘alamin

الله أكبر…الله أكبر…الله أكبر

          Alangkah beruntungnya para guru, para dosen dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam yang berkesempatan mengenyam KEHIDUPAN BERSAMA, berada di tengah-tengah medan perjuangan; menjaga, membantu dan membela risalah yang mulia ini. Bondo bahu pikir, lek perlu bojone pisan, kalau perlu suaminya dikorbankan, kalau perlu istrinya dikorbankan, bukan dipertahankan untuk mashlahat yang pendek, atau mashlahat pribadi.

 

Bapak-bapak, ibu-ibu, hadirin-hadirat, rahimakumullah

Pandanglah putra-putri ummat yang cantik-cantik, yang manis-manis, cerah-ceria, anak-anak kita generasi yang akan datang, rapih-rapih ibarat mutiara yang bersinar cerah, secerah sinar matahari di pagi hari, berbaris rapih, serapih hati fikiran dan penampilannya. Jangan Geer kalau dipuji orang, jangan kecewa kalau diledek orang, ananda muslimah.

 

Melangkah kepada seperempat terakhir dari satu abad umur Pondok Modern Darussalam ini, tidak cukup hanya mendengar, membaca dan berbicara, tetapi perlu dengan seksama merenungkan kembali refleksi risalah Pondok ini. Jangan sampai kecewa karena merasa kurang beruntung atau puas karena mendapatkan banyak manfaat jangka pendek. Mencari baiknya, bukan enaknya.

 

Kegiatan santri di Pondok Pesantern putri selama 24 jam akan menentukan nilai raport Pondok secara umum.

Kurikulum Pondok Pesantren alumni, Pondok Pesantren cabang demikian pula, bangun tidur termasuk mata pelajaran, berangkat tidur termasuk kurikulum, membangunkan anak termasuk  kurikulum, keliling malam termasuk kurikulum, berpramuka termasuk kurikulum, berorganisasi termasuk kurikulum Pondok Pesatren Putri, matematika, fisika, fiqh, hadits juga termasuk kurikulum. Oleh karna itu totalitas Pondok ini yang menentukan raport Pondok Modern Darussalam dan Pesantren Putri secara umum dan secara detail.

 

Kekompakan keharmonisan mengharuskan pola kebersamaan tanpa meninggalkan maslahat pribadi/perorangan; pemberdayaan kader dengan etos kerja berpanca jiwa. Masa yang akan datang – dekatnya tahun ini – merupakan جدّية “Kesungguhan”. Intensifikasi di semua bidang. EVEN THE BEST CAN BE IMPROVED.  Yang terbaik masih bisa diperbaiki. Kedisiplinan harus kita jalankan, disiplin waktu, disiplin pakaian, disiplin izin, disiplin kegiatan harus kita jalankan. Kalau kita bukan yang menjalankan aturan-aturan kita akan siapa lagi ?

 

 

Trend-trend sejarah Pondok sejak zaman Tegalsari, Gontor Lama, Gontor Baru “Darussalam”, Pondok-pondok cabang Gontor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 Kendari, Pesantren Putri III dan seterusnya tetap menciptakan Pola Kehidupan Pondok yang harus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya, yakni kesamaan Persepsi ide, visi, misi, isi, sunnah, dan jangka-jangkanya. Itu semua telah tercantum dalam Piagam Penyerahan Wakaf Pondok Modern.

Generasi kedua sudah banyak meninggalkan kita hanya beberapa orang saja yang hanya tinggal diatas bumi, esok hari satu tahun, dua tahun, lima tahun, atau sepuluh tahun kami-kami yang berstatsu generasi kedua akan pindah ke Sukabumi, Balikpapan, atau Kampung Baru alias rahimakumullah.  Kita do’akan yang telah meninggalkan kita semoga jasanya diterima Allah dengan pahala yang setimpal, diampuni dosanya, mendapatkan tempat di bawah nikmat Allah dan rahmatullah.

HATI-HATI Generasi ketiga ! wariskanlah nilai-nilai Pondok Modern, jangan hanya mewarisi institusi, jangan hanya mewarisi lembaganya, bukan hanya mewarisi kursinya tetapi mewarisi nilai-nilainya yang tidak boleh berubah.

 

Pemerataan  gerakan dan kesempatan, sesuai kualitas SDM, bakat dan minat masing-masing disertai penataan, pembenahan value dan Institusi, mental dan lembaga dengan “The right-man, the right movement, the right money in the right place”.

 

Membuka Pandangan ke depan dengan wawasan yang luas agar tidak pengap, gerah, resah.

 

Pondok Modern Gontor benteng dari upaya penghancuran Islam (De Islamisasi); Mengisolasi Islam, pemojokan dan peminggiran tuntunan-tuntunannya. Berpijak pada inti amanatnya yaitu Islamisasi kehidupan menuju ridho Allah SWT. Pesantren benteng moral, melawan penjajah dan penjajahan” demikianlah sejarah mencatat.

 

فىِِ أَىِّ أَرْضٍ تَطَأُ فَأَنْتَ مَسْئُوْلٌ عَنْ إِسْلاَمِهَا

  Bumi yang luas ini, akan menjadi sempit karna moral disiplin dan karna disiplin moral ditinggalkan.Namun marilah kita berjihad.

 

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ

 

Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami, niscaya akan Kami beri petunjuk jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang yang berbuat kebaikan”. (Al-Ankabut 69)

 

Aset-aset milik pondok, tanggung jawab bersama amanat Keluarga Besar Pondok Modern. “مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْماَ أَنْفَقَ” Halal haramnya……eksesnya terhadap Islam dan Ummatnya. Komoditi produk-produk De-Islamisasi anti Islam perlu di waspadai.

Demikian juga penyempurnaan fasilitas demi kesejahteraan pembinaan disiplin secara bertahap; pembinaan alumni sebagai misi ukhuwah; dan pengembangan sumber daya.

 

Semua pihak di medannya, dalam dan luar negeri, sampai perjalanan silaturrahmi muhibah Jambore, Umroh,Da’wah, memenuhi undangan dari dalam dan luar negeri tidak terlepas dari pengembangan pondok dalam rangkaian menjalin jaringan kerja sama pendidikan, pembinaan dan perjuangan. Tidak pantas, hanya menukikkan pandangan ke bawah. Bahkan agenda hari ini salah satu pimpinan Pondok sedang bersilaturahmi dijakarta untuk menjalin ukhuwah islamiah, maka janganlah kita menukikkan pandangan apa yang ada didepan kita saja, mari kita berdiri tegak memandang kedepan secara luas.

 

أَفَمَنْ يَمْشِى مُكِبًّا عَلَى وَجْهِهِ أَهْدَى أَمَّنْ يَمْشِى سَوِيًّا عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ ( الأية) 

“Apakah orang yang berjalan diatas mukanya itu lebih banyak mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap diatas jalan yang lurus” (Al-Mulk 22)                                       

 

Ya Allah lindungilah kami

Lindungilah guru-guru dan murid-murid kami.

Lindungilah Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor Kampung Damai

Dengan taufiq dan hidayah Mu

Dengan ilmu yang bermanfaat

Dengan kekuatan lahir dan bathin

Karunialah kami Keluarga Besar Pondok Modern kesehatan, kekuatan, kesabaran, ketabahan, istiqomah mengembangkan pondok ini.

Bukakanlah jalan yang terbaik bagi kami, menuju ridho Mu Ya Allah.

 

Ya Allah…..

Ampunilah dosa kami, dosa orang tua – orang tua kami, dosa para syuhada’ pondok ini,

dan semua yang berjasa kepada pondok ini

Tunjukkanlah kami jalan yang lurus.

Jauhkanlah dari riya’ dan takabbur

Tumbuhkanlah kekompakan dan kebersamaan kepada kami

 

Ya Allah…..

اللّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

اللّهُمَّ سَهِّلْ أُمُوْرَنَا وَيَسِّرْ أَعْمَالَنَا وحقق اعمالنا وثبت اقدامنا وبارك لنا.

اللهم اعن المسلمين لاعلاء كلمتك يا الله اللهم انفق انصار معاهدنا الي ما فيه صلاح الاسلام والمسلمين. وَحَقِّقْ آمَالَنَا وَقَوِّنَا وَثَبِّتْ أَقْداَمَنَا وَبَارِكْ لَنَا وَوَفِّقْنَا فِى كِفَاحِنَا وَجِهَادِناَ وَرِيَاسَتِناَ فِى هذَا الْمَعْهَد برحمتك وكرمك يا اكرم الاكرمين, اللهم اكرمنا ولا تهنا واتنا وتحرمنا وزدنا ولا تنقصنا وارضنا وارض عنا اللهم حبلنا من ازوجنا وذريتنا قرة اعين واجعلنا للمتقين اماما.

Jadikanlah kami generasi ini, generasi anak-anak kami selalu menyenangkan hati, menyenangkan pandangan, jadikanlah kami generasi-generasi anak kami dan seterusnya menjadi generasi imam, teladan, generasi perintis, imam pedoman bagi orang-orang yang bertakwa berani menyatakan kebenaran bukan hanya membenarkan kenyataan.

ربنا ا تنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار

 

 

Allahu Akbar!   Allahu Akbar!   Allahu Akbar!

 

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

 

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor

K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A.

K.H. Hasan Abdullah Sahal.

Drs K.H. Imam Badri.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s